Amoxicillin: Jenis, Dosis dan Indikasi

image

Amoxicillin adalah obat golongan antibiotika yang termasuk ke dalam kelompok penisilin semi sintetis yang pemakaianya dengan cara diminum (oral). Obat lain yang termasuk ke dalam golongan ini antara lain Ampicillin, Piperacillin,Ticarcillin. Karena berada dalam satu golongan maka semua obat tersebut mempunyai mekanisme kerja yang mirip. Obat ini tidak membunuh bakteri secara langsung tetapi dengan cara mencegah bakteri membentuk semacam lapisan yang melekat disekujur tubuhnya. Lapisan ini bagi bakteri berfungsi sangat vital yaitu untuk melindungi bakteri dari perubahan lingkungan dan menjaga agar tubuh bakteri tidak tercerai berai. Bakteri tidak akan mampu bertahan hidup tanpa adanya lapisan ini. Amoxicillin sangat efektif untuk beberapa bakteri seperti H. influenzae, N. gonorrhoea, E. coli, Pneumococci, Streptococci, dan beberapa strain dari Staphylococci.

Sesuai dengan mekanisme kerja diatas maka amoxicillin seharusnya memang digunakan untuk mengobati penyakit penyakit yang disebabkan olehkuman yang sensitif terhadap amoxicillin. Beberapa penyakit yang biasa diobati dengan Amoxicillin antara lain infeksi pada telinga tengah, radang tonsil, radang tenggorokan, radang pada laring, bronchitis,pneumonia, infeksi saluran kemih, dan infeksi pada kulit. Amoxicillin juga bisa digunakan untuk mengobati gonorrhea.

Amoxicillin merupakan antibiotika yang paling laku di seluruh dunia. Obat yang mempunyai nama generik Amoxicillin ini mempunyai nama paten yang jumlahnya mencapai ratusan buah. Penmox, Intermoxyl, Ospamox, Amoxsan, Hufanoxyl, Yusimoxmerupakan beberapa nama dagang/paten dari antibiotika ini.

DOSIS UNTUK ANAK

Sirup oral
50mg/5mL125mg/5mL200mg/5mL250mg/5mL
Kapsule : 250mg500mg
tablet: 500mg875mg
tablet, chewable: 125mg250mg
tablet, extended release (Moxatag): 775 mg

Infeksi THT

Infekai Ringan dan sedang
3 months dan 40 kg: 500 mg PO q12hr or 250 mg PO q8hr for 10-14 days

Infekai Berat

3 bulan dan 40 kg: 875 mg PO q12hr or 500 mg PO q8hr for 10-14 hari

Tonsillitis/Streptococcal pharyngitis

50 mg/kg PO qDay for 10 days, not to exceed 1 g/day, OR 25 mg/kg PO BID for 10 days, not to exceed 500 mg/dose >12 years: 775 mg (Moxatag) PO qDay for 10 days, dibwrikan dalam 1 jam setelah makan (tablet kunyah whole)

Indikasi dan spektrum
α- and β-hemolytic Streptococcus, S pneumoniae, Staphylococcus, H influenzae

Otitis Media Akut
>3 months and 40 kg: 500 mg PO q12hr or 250 mg PO q8hr for 10-14 days

Infekai Saluran Napas.Bawah
Infeksi ringan, sedang dan berat
3 bulan dan 40kg: 875 mg PO q12hr or 500 mg PO q8hr selama 10-14 hari

Spektrum
α- and β-hemolytic Streptococcus, S pneumoniae, Staphylococcus, H influenzae

Anthrax
Postexposure inhalational prophylaxis
40 kg: 500 mg PO q8hr
80 mg/kg/day PO dibagi dalam.q8hr selama 4 minggu

Infeksi Endocarditis
Prophylaxis
50 mg/kg PO 30-60 minimal sebelum prosedu

Lyme Disease
Erythema migrans and other symptoms of early dissemination
3 bulan dan 40 kg: 25-50 mg/kg/day dibagi dalam q8hr; tidak lebih dari 500 mg3 months and 40 kg: 25-50 mg/kg/day dibagi dalam q8hr; tidak lebih dari 500 mg’)


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s