NEURALGIN, Indikasi, Harga dan Efek Sampingnya

wp-1462984626943.jpgNEURALGIN, Indikasi, Harga dan Efek Sampingnya

Neuralgin merupakan nama dagang atau nama obat paten. Kandungan bahan aktif pada neuralgin cukup banyak. Neuralgin mengandung metamphiron, vitamin B1 (tiamin), vitamin B6 (piridoksin), vitamin B12 (sianokobalamin), dan kafein (trimethylxanthine). Melihat dari kandungan tersebut, neuralgin mengandung khasiat analgetik dari metamphiron, yakni untuk mengurangi nyeri dan pegal-pegal. Selain itu metamphiron juga memiliki khasian antipiretik, yakni mengurangi demam ringan. Neuralgin juga mengandung vitamin B kompleks yang baik untuk kesehatan saraf, pembentukan sel darah merah, dan sumber tenaga tubuh. Neuralgin juga mengandung kafein yang merupakan zat stimulan. Kafein terkenal dapat membuat seseorang bersemangat, tidak mengantuk. Kafein juga memiliki efek mengurangi rasa nyeri.

Neuralgin adalah salah satu obat dewa yang cukup popular di masyarakat Indonesia. Neuralgin terkenal sebagai obat pegal-pegal, nyeri sendi, dan demam ringan. Neuralgin banyak dijual bebas dan mudah ditemui. Bahkan neuralgin sering kali disalahgunakan sebagai campuran bahan pembuatan jamu gendong.

Indikasi:

  • Meringankan rasa nyeri pada sakit kepala, sakit kepala pada migrain, nyeri otot, sakit gigi dan nyeri haid.
  • nyeri sendi, nyeri pinggang, nyeri rematik, sakit kepala, migrain, pegal otot, sakit gigi, dan nyeri akibat saraf

Kontra Indikasi:

  • Hipersensitif terhadap paracetamol atau ibuprofen dan anti-inflamasi non steroid (AINS) lainnya serta caffeine.penderita dengan ulkus peptikum (tukak lambung dan usus 12jari) yang berat dan aktif.
  • Penderita dimana bila menggunakan acetosal atau obat-obat anti-inflamasi non-steroid lainnya akan timbul gejala asma, rinitis(selesma) atau urtikana.
    Wanita pada kehamilan tiga bulan terakhir.Alergi terhadap vitamin B;
  • Alergi terhadap metamphiron;
  • Gangguan ginjal berat;
  • Gangguan hati berat.

Komposisi: Tiap tablet mengandung:

  • Paracetamol …………………. 350 mg
  • Ibuprofen …………………… 200 mg
  • Cafeine …………………….. 50 mg

Cara Kerja Obat:

  • Paracetamol merupakan analgesik-antipiretik dan ibuprofen merupakan obat analgetik, antipiretik dan anti-inflamasi non-steroid (AINS) yang memiliki efek analgetik (menghilangkan rasa nyeri), antipiretik (menurunkan demam), dan anti-inflamasi (mengurangi proses peradangan).

Efek Samping:

  • Gangguan saluran cerna seperti mual, muntah, nyeri ulu hati, kemerahan pada kulit, trobositopenia, limfopenia, dll. Dapat terjadi reaksi hipersensitivitas, terutama pada penderita dengan riwayat asma, atau reaksi alergi lain terhadap golongan anti-inflamasi nonsteroid (AINS).
  • Penggunaan jangka lama dan dosis besar dapat menimbulkan krusakan fungsi hati. Penggunaan pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko kerusakan fungsi hati.
  • Penurunan ketajaman penglihatan dan kesulitan membedakan warna dapat terjadi, tetapi sangat jarang dan akan sembuh bila penggunaan dihentikan
  • Alergi
  • Kemerah-merahan dan gatal pada kulit;
  • Bengkak;
  • Sakit kepala;
  • Mual, muntah;
  • Nyeri ulu hati;
  • Berdebar-debar;
  • Keringat berlebihan;
  • Peningkatan tekanan darah;
  • Urine berwarna oranye.

Peringatan dan Perhatian:

  • Hati-hati penggunaan pada penderita tukak lambung dan pendarahan saluran cerna (aktif/riwayat), penyakit hati dan ginjal berat, wanita hamil (tidak dianjurkan) terutama pada kehamilan usia lanjut, wanita menyusui (tidak dianjurkan), dan penderita dengan ketergantungan alkohol, gagal jantung, hipertensi, dan penyakit lain yang menyebabkan retensi cairan tubuh, ganguan pembekuan darah, asma, lupus eritomatosus sistemik.
  • Pada penderita dengan tukak lambung dan pendarahan saluran cerna (aktif/riwayat) sebaiknya diminum setelah makan.
  • Jika selama menggunakan obat ini terjadi efek yang tidak diinginkan atau setelah 5 hari nyeri tidak hilang segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
  • Selama menggunakan obat ini jangan mengkonsumsi obat lain yang mengandung Paracetamol/Asetosal/ibuprofen, juga obat antikuogulan golongan Warfarin.

Interaksi Obat:

  • Pemberian ibuprofen bersama-sama dengan methotrexate atau litium harus dilakukan dengan hati-hati; penderita harus diawasi secara ketat terhadap tanda-tanda toksik dari methotrexate atau litium.
  • Risiko terjadi efek toksik dari paracetamol dapat meningkat apabila diberikan bersama-sama dengan obat yang bersifat toksik terhadap hati (hepatotoksik).

Dosis

  • Neuralgin tersedia dalam bentuk tablet. Satu tablet neuralgin mengandung metamphiron 500 mg, vitamin B1 50 mg, vitamin B6 10 mg, vitamin B12 10mcg, dan kafein 50 mg.
  • Dosis untuk dewasa ialah satu hingga dua tablet per hari, selama tiga hingga empat hari.
  • Dosis untuk anak-anak di atas usia 14 tahun ialah setengah hingga satu tablet per hari. Hindari pemberian untuk anak di bawah usia 14 tahun.

Penyimpanan:

  • Simpan pada suhu kamar (di bawah 30 derajat C).

Produsen: PT Kalbe Farma
Harga: Rp. 12.500,00

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s